Mengembalikan file yang terhapus tanpa bantuan jasa service.

Pernahkah kamu secara tidak sengaja menghapus foto/video atau file lain dari hp atau komputermu? Dan jika mengalami hal itu biasanya seseorang akan pasrah atau pergi ke konter file recovery dengan membayar sejumlah uang tentunya 50-100 ribu. Di sini saya mau membagikan trik mengembalikan file yang terhapus tanpa bantuan orang lain. Jika kamu pengguna handphone dan tidak punya komputer tidak masalah, cukup ke warnet saja, dengan kata lain kamu sendirilah yang melakukan. Yang kamu perlukan hanya sebuah Flashdisk, jika file yang terhapus berupa kartu memori perlu tambahan Card Reader. Colokkan flashdisk dan card readernya di lubang eh port USB-nya masing-masing.

Hal yang pertama dilakukan adalah men-download software Windows Recuva portable file recovery dan copy file downloadnya ke Flashdisk.


Lokasi flashdisk di komputer

File download-an ini berbentuk file zip, klik 2x file nya dan salin isinya ke flashdisk, lalu buka folder Recuva, klik 2x recuva ~yang ada icon nya. Jika komputermu menggunakan Windows 64bit, klik recuva64, tapi pada umumnya warnet/umum menggunakan windows 32bit, ya klik saja recuva. Kenapa menggunakan software portable? Karena pada umumnya komputer warnet atau komputer kantor/sekolah dan sebagainya tidak bisa diinstall sembarang software oleh para penggunanya, maka dari itu kamu perlu software portable.

Pilih 32bit atau 64bit

Pilih lingkaran merah jika komputer menjalankan Windows 32bit.

Tampilan Recuva waktu pertama kali dibuka

Selanjutnya pilih ‘Next’ dan akan keluar halaman berikutnya.

Memilih jenis file apa yang akan di-recover

Jika semua yang akan di recover pilih ‘all files’

Lalu klik ‘Next’

Pilih lokasi file yang terhapus

Jika tidak tahu lokasi terakhir kamu menyimpan file yang terhapus pilih ‘I’m not sure’, jika file yang terhapus terdapat di kartu memori, pilih ‘On my media card or iPod’, jika terdapat di CD/DVD pilih ‘In a specific location’ lalu browse, biasanya ada di folder ‘E’.

Selanjutnya akan keluar halaman baru dan pilih ‘Start’, di situ ada pilihan ‘Enable deep scan’, gunanya untuk men-scan lokasi penyimpanan lebih mendalam dan membutuhkan waktu yang sedikit lama, tergantung dari seberapa besar file-nya. Setelah proses scanning selesai akan terpampang daftar file-file yang terhapus. Pilih file yang akan di-recover

Tidak ada jaminan 100% file yang terhapus bisa dikembalikan, untuk melihat secara lengkap klik ‘Switch to advanced mode’ di pojok kanan atas. Akan ada 3 tipe file: bulatan hijau artinya bisa dikembalikan, bulatan oranye peluangnya 50:50, bulatan merah tidak bisa dikembalikan.

Jika sudah selesai memilih file, klik recover dan pilih lokasi penyimpanan yang berbeda, misalnya jika drive yang di scan ‘E’, simpan hasilnya di ‘D atau C’

Memilih lokasi penyimpanan

Perhatian! Jika menggunakan komputer umum, setelah memindah file ke flashdisk/card reader pastikan menghapus file recovery yang terdapat di komputer, untuk kepentingan privasimu.

 

Untuk menghindari terhapusnya file kesayanganmu di lain waktu, ada baiknya file di-back up di cloud storage, semisal Google Drive atau Dropbox.

Saya pribadinya menggunakan software ini, baik yang install maupun portable.

 

Advertisements

About groverhamie

I love gaming and watching videos
This entry was posted in Android, PC / Komputer, Tips and tricks and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s